Entri Populer

Prabowo : Asalkan Anies-Sandiaga Menang Dalam Pilkada, Saya Siap Menjadi Calon Presiden 2019

Mydetikcom.blogspot.com

Mydetikcom. Jakarta Sikap Pernyataan dari Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra dinilai cukup dini dalam menyatakan kesiapan dirinya didalam mengikuti pemilihan presiden pada tahun 2019 nanti.

Dirinya mengatakan apabila mengiginkan dirinya untuk maju menjadi Presiden 2019 nanti maka pada pilkada DKI Jakarta nanti  patut untuk dimenangkan oleh Cagub-Cawagub Anies Baswedan - Sandiaga uno. Namun Untuk Pernyataan tersebut masih sebatas wacana saja.
 
Para Pengamat Politik Aditya Perdana dari Universitas Indonesia (UI) menanggapi bahwa sejauh ini belum ada informasi ataupun tanda-tanda khusus dari pihak terkait Prabowo untuk melangkah maju dalam ajang pemilihan Presiden untuk 2 tahun nanti.

"Perihal mengenai isu Apakah Prabowo Subianto memang akan mencalonkan diri menjadi Presiden tahun 2019? untuk saat ini belum ada jawaban yang bisa membenarkan isue ataupun  indikasi mengenai pemberitaan tersebut. Namun Disini saya melihat pada Pilpres nanti akan bisa terdeteksi di awal tahun 2018". Ungkap Aditya Minggu (05/02/2017).

Menurut tanggapan dia untuk saat ini kalangan politik  sedang menunggu dan tentunya membaca setiap kemungkinan yang ada, apakah nantinya akan mendukung dan berkoalisi kepada Joko Widodo atau mungkin sebaliknya.

 "Disini kalau diamati, masih terlalu sangat dini untuk dapat memberikan penilaian serta kesimpulan apakah pihak Prabowo akan melangkah di putaran pilpres 2019, Imbuh Dia.

Pada Rangka yang bersamaan Prabowo meminta puluhan ribu aktivis pedukung dari pasangan nomor urut 3 yakni Anies-Sandiaga untuk memilih dan memenangkan Mereka pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Prabowo sendiri juga mengimbuhkan dengan adanya kemenangan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Anies-Sandiaga pada Pilkada DKI tentunya akan mempengaruhi ajang pilpres 2019.

"Saudaraku sekalian, Apabila Kalian Semua Mengiginkan Saya maju menjadi Presiden pada Pencalonan tahun 2019, maka kalian haruslah memenangkan Anies dan Sandi untuk menjadi Cagub-Cawagub. Kalian Harus bekerja keras. Tegas Prabowo dalam Orasi di Lapangan Banteng pada Minggu (05/02/2017) hari ini.
Pihak Pengamat Aditya Melihat dalam keputusan untuk memenangkan Anies dan Sandiaga,ada  praktik yang bisa disebut sebagai "turun gunung" dimana untuk perolehan suara atas Anies dan juga Sandiga perolehan yang didapat tidak terlalu signifikan sehingga adanya pihak terkait dari para pusat elite untuk mengadakan turun gunung.

Dalam Hal ini Bukan saja Prabowo yang ikut dalam turun gunung tapi dari pihak pasangan calon lain juga turut didukung oleh para elite politik masing-masing.

Saat Rizieq anggap penghinaan Pancasila bukan hal serius baginya

saat-rizieq-anggap-penghinaan-pancasila-bukan-hal-serius-baginya

Mydetikcom -Kuasa hukum tersangka dalam kasus penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik mantan Presiden pertama RI Ir Soekarno, Rizieq Shihab menyatakan bahwa dirinya enggan menanggapi panggilan pemeriksaan dengan dalih surat penetapan tersangka belum diterimannya dan dia menilai ini bukan lah masalah serius.

Kepala Bidang Humas Polri Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus menjelaskan bahwa pihaknya telah melayangkan surat pemanggilan perdana Rizieq Shihab sebagai tersangka pada kasus yang menjeratnya.

"Jadi tidak perlu ada lagi surat penetapan tersangka. itu kan surat panggilannya sebagai tersangka telah ada", ujar yusri, Sabtu ( 4/2/17).

Bahkan menurut nya rencana dari Imam Besar Front Pembela Islam itu yang enggan untuk hadir bukan merupakan masalah yang serius  bagi pihak penyidik."Kalau memang dirinya tidak mau hadir pada pemanggilan pertama ini ya engak apa apa", ujarnya.

Rencanya Rizieq akan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada selasa 7 Februari 2017 mendatang. surat pemangilan kedua akan segera dilayangkan kepada yang bersangkutan jika bersangkutan tidak juga mengindahkan." Kalau tidak mau datang juga ya kita lakukan pemanggilan ketiga kali", ujarnya.

Namun Yusri juga menegaskan, jika surat pemanggilan tidak ditanggapi juga, langkah penangkapan di tempat akan dilakukan oleh pihak penyidik.", Ya sudah siap, tinggal kita lakukan penjemputan saja", terangnya.

Seperti diketahui, Rizieq telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penghinaan terhadap lambang Negara. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus juga mengatakan bahwa penetapan tersangka telah berdasarkan hasil gelar perkara.

Rizieq dilaporkan oleh Sukmawati Soekarno Putri yang merupakan putri dari Proklamator Ir soekarno di Mabes Polri dengan tuduhan melakukan penghinan kepada lambang negara. Mabes Polri selanjutnya melimpahkan kasus ini kepada Polda Jabar pada November 2016 lalu.

Dasar yang menjadi pelaporan adalah video yang menayangkan ceramah dari Rizieq Shihab dihadapan anggota FPI di lapangan Gasibu, kota Bandung. Rizieq menyebutkan bahwa naskah dari rumusan Soekarno pada sila ketuhanan ada dipantat, sedangkan naskah pancasila menurut piagam Jakarta, ketuhanan ada di kepala.

"Unsur Pidana telah terpenuhi di pasal 154a dan pasal 320. mudah mudahan kita akan segera kumpulkan bukti lagi oleh timpenyidik dan segera mungkin saudara Rizieq  akan kita panggil sebagai tersangka', Ujar Yusri.(Mydetikcom)


Kira-Kira Apa Pesan Pidato dari Cagub-Cawagub AHOK-Djarot Pada #KonserGue2 ??

Mydetikcom.blogspot.com

Mydetikcom. Jakarta - Sabtu (4/02/2017) hari ini, Pasangan Cagub-cawagub Pilkada DKI Jakarta Ahok-Djarot bersama Ketua PDIP Ibu Megawati Soekarnoputri mengadakan acara Pergelaran #KonserGue2 di Senayan, Jakarta Pusat. Pada acara tersebut terlihat banyak sekali  dipadati massa pendukung dari pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. 

Dalam Kesempatan acara tersebut, Ahok juga menyampaikan rasa ucapan terima kasihnya  kepada sederetan  artis yang telah ikut menggelar konser tersebut guna untuk mendukungnya. Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan bahwa dirinya didalam janji politiknya apabila dirinya terpilih dalam Pilkada DKI nanti  bersama cawagub Djarot Saiful Hidayat, maka Ahok akan mengadakan program kerja yang prorakyat.
 
Ahok juga berucap sewaktu berbicara di hadapan pendukungnya didalam kampanye akbar #KonserGue2 "Untuk 5 tahun ke depan kami  selaku cagub-cawagub akan bekerja lebih baik lagi kedepannya,  dimana kami berjanji akan memberikan yang namanya jaminan pendidikan yang layak, perumahan, kesehatan, transportasi, serta sembako yang pastinya dengan harga khusus," Imbuh Ahok sewaktu  di Senayan Golf Driving Range, Senayan, Jakarta.

Ahok juga menegaskan bahwa salah satu untuk dapat dijalankanya  program prorakyat bila para pemimpinya melakukan secara transparan, bersih dan juga profesional.Dan tanpa adanya kriteria tersebut maka usaha didalam melakukan perbaikan kota Jakarta sulit dilakukan dan bisa-bisa hanya menjadi suatu mimpi belaka untuk mengubah kota Jakarta kearah perubahan yang jauh lebih baik, terutama pastinya kehidupan para warga masyarakat yang layak.

"Disini Kami Percaya dalam memimpin sebuah Kota seperti Jakarta tentunya harus membutuhkan Pemimpin yang lurus, dan kalau saja pemimpinya lurus maka sudah bisa dipastikan bawahannya juga akan mengikut atasanya dan tidak mungkin tidak berani lurus. dan dasar dari semua itu maka dibutuhkan pemimpin yang bersih, transparant serta profesional. Dan tentu nantinya Jakarta sendiri akan terbawa kearah program yang telah diarahkan dengan baik". Ucap Ahok

Pada saat melakukan pidatonya, Ahok sendiri tidak lupa juga menyatakan ungkapan rasa terima kasihnya kepada partai politik pendukungnya. Dirinya juga mengapresiasikan atas kinerja dari para KPU, kepolisian, Bawaslu serta para pihak terkait lainnya yang telah menjaga kondisi di Jakarta secara Kondusif dan aman.

"Saya Ahok Berterima kasih kepada parpol, yang telah mendukung secara ikhlas tanpa adanya meminta balasan imbalan, dan Kami juga sangat berterima kasih kepada semua Saudara yang bukan hanya mengorbankan waktunya tetapi juga telah menyumbangmateri berupa uang untuk kampanye kami ini - terima kasih." Imbuh Ahok.

Disamping itu, Calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat juga mengatakan bahwa dirinya berharap agar Warga Jakarta mempergunakan hak pilihnya disaat pemungutan suara yang akan dilakukan tanggal 15 Februari mendatang. Disini saya bersama Cagub Basuki mengharapkan keikutsertaan para warga Masyarakat Jakarta agar untuk mencetak sejarah dengan kemenangan saat pilkada".

"Ayo, waktu sudah dekat tinggal sebentar lagi, maka mari kita semua melakukan usaha dalam membuat suatu sejarah di Indonesia -Jakarta ini. Jadilah salah satu bagian dari pelaku sejarah dan mari kita tunjukan  bahwa negara Pancasila ini benar-benar hadir di Jakarta, ujar Djarot ketika berbicara dipara hadapan pendukungnya dalam kampanye Akbar # konserGue2

Djarot menabahkan dalam demokrasi pada pilkada tidaklah memandang yang namanya itu SARA (suku, agama, ras dan golongan ). Karena itu semua  keputusan dari pilihan calon kepala daerah merupakan hak dari para pemilih.

Presiden Jokowi heran lihat sikap SBY terkait 'tendangan bola Ahok' yang dikaitkan dengan dirinya.

presiden-jokowi-heran-lihat-sikap-sby-terkait-tendangan-bola-ahok-yang-dikaitkan-dengan-dirinya-01

Mydetikcom - Pernyataan manatan presiden RI ke enam Susilo Bambang Yudhoyono direspon oleh Presiden Joko Widodo.

Menurut presiden Jokowi, beberapa isu yang diucapkan dari mulut SBY adalah merupakan isu yang ada pada persidangan perkara dugaan penistaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Thajaja Purnama atau Ahok.

Presiden pun merasa heran dengan sikap dari SBY yang mengaitkan hal yang ada dipersidangan dengan dirinya.

"Itu kan merupakan isu di pengadilan dan yang berbicara itu kan pak Ahok beserta pengacaranya pak Ahok, uya kan?, Lah, ini kok barangnya digiring ke saya? kan ini enggak ada hubungannya", ujar Presiden Jokowi di JCC Senayan, Jakarta Pusat, Kamis ( 2/2/17).

Presiden pun menyarankan ke SBY yang juga merupakan ketua umum dari Partai Demokrat itu langsung bertanya dan mengklasifikasi hal itu kepada Basuki Thajaja Purnama beserta dengan para kuasa hukumnya.

"Yang berbicara kan itu, tanyakan saja. tanyakan saja kepada yang bicara, jangan barangnya dibawa kepada saya", ujarnya.

Seperti diketahui, salah satu topik yang disinggung oleh mantan presiden ke enam Susilo Bambang Yudhoyono saat melakukan konfrensi pers di kantor DPP Partai Demokrat, Rabu ( 1/2/17) adalah mengenai isu adanya penyadapan percakapan dirinya dengan ketua umum MUI Ma'ruf Amin.

Awalnya pihak Basuki Thajaja Purnama atau Ahok menyebutkan mereka memiliki bukti hubungan telepon antara SBY dan Ma'ruf Amin. SBY pun kemudian merasa pernyataan yang dilontarkan Ahok menimbulkan dugaan adanya penyadapan. dirinya pun kemudian meminta kepada penegak hukum dan presiden Jokowi bersikap terkait dengan hal tersebut.

SBY juga menilai tindakan penyadapan tanpa adanya ijin dari pengadilan dianggap sebagai tindakan ilegal dan kejahatan yang serius.

"Saya hanya memohon hukum ditegakkan. bola sekarang bukan pada saya, bukan juga di pak Ma'ruf Amin, bukan di Pak Ahok dan pengacaranya, tetapi ada di tangan Polri dan penegak hukum lain", ujar SBY.

SBY menyebutkan ada empat institusi yang memiliki kemampuan dalam melakukan penyadapan di Indonesia, yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi, Badan Intelijen Negara, Polri dan Badan Intelijen Strategis TNI. namun menurutnya, untuk dapat melakukan penyadapan kepada seseoang, itu harus ada ijin dari pengadilan.

Dia juga menyebutkan, ketentuan didalam pasal 31 UU tentang Informasi transaksi Elektronik bahwa" setiap orang yang dengan sengaja atau tanpa hak melawan hukum melakukan intersepsi atau penyadapan atas informasi elektronik dan atau dokumen elektronil di dalam suatu komputer dan atau sistem elektronik tertentu, dipidana, dengan pidana paling lama 10 tahun dan atau denda sebesar Rp.800 juta".

"Kalau yang melakukan penyadapan instutusi negara, maka 'Bola' ditangan bapak Presiden Jokowi", katanya.

"Saya hanya memohon keadilan karena hak saya telah di injak injak dan privasi saya yang dijamin UU dibatalkan dengan cara disadap secara tidak legal", katanya.(Mydetikcom)


Semakin Jelas, banyak saksi palsu yang dihadirkan di persidangan Ahok

semakin-jelas-banyak-saksi-palsu-yang-dihadirkan-di-persidangan-ahok-01

Mydeticom -Tim Advokat dari Basuki Thajaja Purnama atau Ahok kembali melaporkan saksi yang dinilai palsu dipersidangan dalam kasus dugaan penodaan agama. saksi yang dilapor adalah Wilyudin Abdul Rasyid Dhani yang dinilai telah memberikan keterangan palsu mengenai tanggal pelaporannya di Polres Bogor.

"Salah satu dari saksi yang bernama Wilyudin Abdul Rasyid Dhani pada waktu itu telah memberikan keterangan pertama bahwa laporannya itu dibuat pada tanggal 6 September 2016 lalu. dia menganggap bahwa pada tanggal 6 September 2016 Pak Ahok memberikan pidato di kepulauan Seribu, tapi faktanya itu terjadi pada tanggal 27 September 2016. demikian juga locus delicti laporan dari yang bersangkutan terjadi di Telalega, padahal peristiwa itu terjadi di kepulauan Seribu", terang Urbanisasi yang juga salah satu tim pengacara Ahok ketika berada di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis ( 2/2/17) malam.

Pengacara Ahok itu juga mengungkapkan fakta lain yang telah disampaikan oleh saksi tersebut di persidangan bahwa saksi mengatakan ( saat melapor ke kepolisian ) dirinya didampingi oleh satu orang, tetapi nyatanya ketika dilakukan konfrontasi dengan pihak Babin dan Banitnya, disana baru terungkap bahwa dirinya didampingi oleh tiga orang", tambahnya.

"Yang berdangkutan juga sempat mengatakan sebuah statement yang intinya ada tekanan ketika itu, bahwa pihak kepolisian kalau tidak menerima laporan, dan didatangi oleh ribuan massa atau ribuan umat", lanjutnya.

Pengacara Ahok juga mengatakan bahwa saksi telah di sumpah sebekum dirinya memberikan keterangan."Yang kedua adalah memberikan keterangan palsu kepada penguasa yang dalam arti pihak kepolisian, sehingga pasal yang akan kita terapkan adalah pasal 317,318 dan 220 KUHP", sambungnya.

Dengan adanya laporan palsu tersebut, menurutnya, klien nya merasa sangat dirugikan. salah satu nya adalah Ahok tidak dapat melakukan kegiatan  politik dalam pilkada DKI.

"Dengan akibat dilaporkannya, klien kami telah banyak mengalami persoalan, terutama dalam hal menghadapi pilkada. beliau tidak dapat menghadiri atau melakukan kegiatan kampanyenya dan harus menyelesaikan banyak kegiatan di luar tapi harus menghadapi persoalan ini", katanya.

Sementara itu, I Wayan yang juga merupakan kuasa hukum Ahok mengatakan bahwa pihak kepolisian tidak bersalah dalam hal ini. menurut dirinya, pihak kepolisian telah bekerja secara profesional.

"Ini bukan polisi yang salah, jadi, polisi saat konfrontir mengakui bahwa keterangan pelapor itu yang dia tulis, jadi tidak di rekayasa. kami melihat dan menilai polisi sudah bekerja secara benar", tuturnya.


Dalam laporan bernomor LP/583/11/2017/PMJ/Dit.reskrimum. pengacara Ahok melaporkan saksi Wilyudin dengan sangkaan pasal 242 KUHP dan/ atau pasal 220 KUHP dan/atau pasal 317 KUHP dan/atau pasal 318 KUHP.(Mydeticom)
 
Belajar Judi Berita Artis Terkini Kabar Terkini Jadwal Bola Hari ini Jadwal Bola Hari ini TVN24 Online Semangat NKRI Sindo Daily News Kompasindo News Analisa Berita Analisa Terkini Jendela Berita Online Lensa Berita Terkini Post Ibukota Harian Radar Post sabung ayam pw Agen sbobet penipu poker texas boya situs resmi sbobet sbobet link sbobet asia mobile sbobet casino login maxbet login situs judi online situs poker terpercaya