Mydetikcom. KPK menetapkan artis Saipul Jamil sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian suap kepada Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara Rohadi.
"Dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi memberi
hadiah atau janji kepada penyelenggara negara dalam pengurusan perkara
di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, KPK menetapkan seorang tersangka
baru yaitu SJM (Saipul Jamil) dari swasta," kata Juru Bicara KPK Febri
Diansyah di gedung KPK Jakarta, Rabu (21/12/2016).
Saipul disangkakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13
UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001
Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1
KUHP.
Pasal tersebut berisi tentang memberi atau menjanjikan sesuatu kepada
pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud supaya pegawai
negeri atau penyelenggara negara tersebut berbuat atau tidak berbuat
sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya dengan
ancaman pidana paling singkat 1 tahun dan lama 5 tahun ditambah denda
paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta.
"Tersangka melalui saudaranya SH (Samsul Hidayatullah) dan kuasa
hukumnya BN (Berthanatalia Ruruk Kariman) dan K (Kasman Sangaji) diduga
memberi hadiah kepada R (Rohadi) selaku panitera PN Jakarta Utara dengan
maksud untuk mempengaruhi putusan terkait tindak pidana asusila yang
dilakukan SJM yang disidangkan di PN Jakut," tambah Febri.
Sudah 4 Tersangka
Saipul disangkakan bersama dengan Samsul, Bertha dan Kasman
memberikan Rp 300 juta kepada Rohadi agar menjadi penghubung dan
memberikan akses dengan majelis hakim yang mengadili perkara Saipul
sekaligus meminta agar Rohadi mengusahakan vonis yang lebih ringan
terhadap Saipul.
Oleh majelis hakim PN Jakut
yang dipimpin Ifa Sudewi, Saipul divonis 3 tahun penjara berdasarkan
Pasal 292 KUHP dari tuntutan 7 tahun dan denda Rp 100 juta subsider 6
bulan kurungan.
"SJM adalah tersangka kelima dalam kasus ini, sebelumnya KPK sudah
menetapkan 4 orang tersangka," ungkap Febri
Empat orang tersebut adalah panitera PN Jakut Rohadi divonis 7 tahun
penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan, ketua tim
penasihat hukum Saipul Jamil, Kasman sudah divonis 3,5 tahun penjara
ditambah denda Rp 100 juta subsider 2 bulan kurungan.
Kemudian Bertha divonis 2,5 tahun penjara dan denda Rp 50 juta
subsider 2 bulan kurungan, sedangkan abang Saipul, Samsul Hidayatullah
divonis 2 tahun penjara ditambah denda Rp 50 juta subsider 2 bulan
kurungan.
"SJM ditingkatkan statusnya sebagai tersangka karena ikut serta
memberi. Pemberi tidak hanya satu orang, ada beberapa orang. KPK tentu
juga melakukan penelusuran kepada pihak lain yang diduga terlibat dalam
perkara ini namun hingga saat ini bukti-bukti yang solid adalah untuk
SJM, belum ke pihak lain tapi KPK tidak menutup semua kemungkinan,"
tegas Febri.
Saipul saat ini masih menjalani masa pidana di lapas Cipinang Jakarta
Timur. Pengadilan Tinggi Jakarta pada 20 September 2016 memperberat
vonis Saipul menjadi 5 tahun penjara.